Pelajar dan Mahasiswa Bersihkan Kali Code

YOGYA (KRjogja.com) - Keberadaan Kali Code yang melintasi Kota Yogyakarta masih memerlukan perhatian masyarakat. Terutama warga sekitar maupun masyarakat umum agar tidak membuang sampah ke sungai.

Hal tersebut disampaikan Komunitas Sobat Bumi saat menggelar Hari Bumi dengan gotong royong membersihkan sampah di sepanjang Kali Code dari Jembatan Sardjito Terban hingga Jembatan Gondolayu, Minggu (21/04/2013). "Kali Code juga tidak lepas dari kerusakan karena pembuangan limbah rumah tangga maupun berbagai sampah. Kondisi seperti ini yang membutuhkan perhatian sangat besar dari kita semua," papar aktifis Komunitas Sobat Bumi, Satyaguna Rakhmatulloh.

Dipilihnya Kali Code untuk kampanye Hari Bumi, imbuh Satyaguna, karena sudah menjadi ikon Kota Yogyakarta. Bahkan, lokasinya juga cukup strategis membelah kota serta merepresentasikan wajah kota dari segi tata lingkungan.

Petarung Ramaikan Earth Hour 2013

Pada hari Sabtu 23 Maret 2013 lalu, Petarung mengikuti acara Earth Hour Jogja 2013 yang diadakan oleh Komunitas Earth Hour Jogja yang berpusat di titik 0 kilometer Kota Yogyakarta. Acara yang dimulai pukul 19.00 hingga pukul 22.00 WIB diisi oleh penampilan berbagai macam kesenian seperti tari saman, free style street ball, komunitas yoyo, pertunjukan beat boxing dari DAC, marching band dan paduan suara dari UPN Veteran Yogyakarta. Puncak acara Earth Hour ini berlangsung pada pukul 20.30 sampai 21.00 WIB dan listrik di beberapa lokasi di Yogyakarta dimatikan selama kurang lebih 1 jam.

Lokasi-lokasi tersebut adalah Candi Prambanan, Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Ambarrukmo Balchony, Jogjakarta Plaza Hotel, Aston Hotel, Tugu Jogja, Gedung BNI, Kantor Pos Besar, serta 33 museum yang ada di Yogyakarta. Acara ini juga dihadiri oleh beberapa tamu undangan, yaitu Devi Suradji, Marketing and Communication Director WWF Indonesia, Felix Firmano, Kepala Kantor Pos Yogyakarta, Perwakilan Dimas Diajeng DIY, Agus Setiono, Kasie Pengelolaan Lingkungan Badan Lingkungan Hidup DIY, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi DIY, serta berbagai komunitas yang ada di Yogyakarta termasuk Petarung.

Acara mematikan lampu di beberapa titik di Yogyakarta merupakan salah satu upaya untuk memperingati Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 23 April. Hemat terhadap pemakaian listrik merupakan salah satu upaya untuk menyelamatkan bumi. Melalui hal-hal kecil, seperti mematikan lampu inilah diharapkan bisa menjadi contoh bagi warga Yogyakarta untuk melakukan penghematan energi. Hal kecil yang dilakukan bersama-sama memiliki pengaruh yang besar terhadap perubahan. Ayo mari Sobat Kota, selalu memulai dari hal yang kecil lalu lakukan bersama, maka itu tidak akan sia-sia. (NRS & JCS)

Mahasiswa Ajak Benahi Tata Ruang

YOGYAKARTA – Sejumlah mahasiswa magister perencana kota dan daerah asal UGM menilai banyak ruang publik di Yogyakarta yang tidak memenuhi kaidah estetika.

Mahasiswa yang menyebut diri sebagai pemuda tata ruang (petarung) ini mengajak Pemkot Yogyakarta untuk menyadarkan masyarakat agar peduli terhadap masalah tata ruang.

”Saat ini kesadaran masyarakat terhadap tata ruang masih sangat kurang. Kami memiliki tujuan untuk bisa memasyarakatkan tata ruang dan menata ruangkan masyarakat,” ungkap koordinator Petarung Rendy Adrian, di ruang kerja Wali Kota Yogyakarta, kemarin.

Gagasan petarung untuk membenahi tata ruang kota dituangkan dalam film dokumenter yang sedang digarapnya. Film berjudul ”Urgensi Penataan Ruang” rencananya akan kelar akhir Maret mendatang. Sasaran film ini menurut Rendy kalangan masyarakat luas, dengan sosialisasi lewat jaringan internet.

Bidang Pengembangan Kapasitas Lingkungan Badan Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Ika Rostika menyambut gembira atas ide yang dilontarkan Petarung. Ika berharap, petarung bisa melakukan pembenahan tata ruang Yogyakarta bersama pemkot.

Saat ini masih banyak tempat- tempat publik yang menjadi tempat pemasangan iklan liar misalnya bendera parpol, pamflet dan spanduk .(winda sulistyorini)

Sumber : http://koran-sindo.com/node/300940

Tahun 2013 - Tahun Kota Hijau

Halo Sobat Petarung, apa yang baru di 2013 ini? Apa saja yang menjadi rencana pemerintah untuk terus memajukan kesejateraan masyarakat dan menata ruang agar lebih baik lagi? Nah salah satunya ialah Program Pengembangan Kota Hijau atau P2KH. Yuk cari tau apa sih itu Kota Hijau??

Mengapa Kota Hijau

Dunia sedang mengalami banyak permasalahan lingkungan, misalnya pencemaran udara, polusi kemerosotan daya dukung lahan dan lain sebagainya akibat banyaknya pembangunan  yang hanya mengutamakan aspek fisik saja tanpa memperhitungakn akibat dan proyeksi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi di masa depan dengan adanya program yang dijalankan pada masa ini. Terutama di negara berkembang konsep pembangunan berkelanjutan nampaknya juga belum bisa diimplementasikan secara efektif dan efesien karena kebanyakan masih berfokus pada kemuajuan aspek ekonomi semata. Akibatnya banyak kerusakan lingkungan yang terjadi dan bahkan beberapa kerusakan lingkungan tersebut menyebabkan bencana yang menimbulakan kerugian yang cukup besar bagi masyarakat. Bencana yang banyak timbul ialah banjir, banjir bandang, tanah longsor, perubahan iklim ekstrem, dan lain sebagainya.

The Best betting exchange http://f.artbetting.net/
Full reviw on bet365 b.artbetting.net by artbetting.net
www.bigtheme.net