Oleh : Diva Teguh Respati

Suatu kota memang tidak lepas dari kawasan kumuh atau slum area. Kawasan kumuh merupakan suatu kawasan yang luput dari pengawasan pemerintah, tumbuh berkembang secara liar, biasanya berupa permukiman yang padat penduduk. Penduduknya merupakan kaum pendatang ataupun penduduk asli kota yang tak mampu membeli rumah secara layak. Permukiman di kawasan kumuh sangat tidak tertata, sanitasi yang buruk, dan akses yang ala kadarnya. Kawasan ini biasanya diidentikan dengan kawasan miskin, tingkat pengangguran yang tinggi, dan penyakit masyarakat. Keberadaan kawasan kumuh mengidentifikasi bahwa pemerintah belum bisa mengakomodasi seluruhnya masyarakatnya untuk bisa hidup dengan layak.

Sebagai kota besar, Yogyakarta tentu memiliki masalah dengan kawasan kumuh. Pada umumnya kawasan kumuh di kota Yogyakarta berada di bantaran sungai. Sungai yang melalui Kota Yogyakarta antara lain, Kali Winongo di sebelah barat, Kali Code di bagian tengah, dan Kali Gajah Wong di bagian timur. Ketiga kali tersebut tentu menjadi jalur favorit untuk dijadikan kawasan kumuh karena sungai jarang dijadikan sebagai objek pengembangan suatu kota. Sungai dibuat menjadi halaman belakang, maka dengan mudah pemanfaatan lahan sempadan sungai yang seharusnya menjadi lahan preservasipun menjadi bebas. Kampung Code, Kampung Ratmakan, Kampung Papringan, Kampung Ledhok Timoho, dan masih banyak lagi kampung-kampung di sepanjang sungai yang saat ini sudah padat baik penduduknya maupun bangunannya.

 Mendirikan bangunan bahkan tinggal di tepi sungai bukan tanpa risiko, bahkan banyak ancaman yang mengintai para warga kampung tersebut. Utamanya adalah bencana alam. Sungai-sungai yang melalui Yogyakarta berasal dari Gunung Merapi yang airnya membawa material-material gunung api. Jika curah hujan meningkat dan Gunung Merapi beraktivitas, maka air sungai beserta materi yang dibawanya akan menerjang permukiman yang ada di pinggiran sungai. Meskipun demikian, masyarakat tetap tinggal di sana dengan alasan tak punya pilihan lain.

Sungguh tidak arif jika merelokasi masyarakat setempat hanya karena alasan tersebut. Jika masyarakat dipindahkan, belum tentu kehidupan mereka menjadi lebih baik. Untuk itu, perlu dilakukan pendekatan pada masyarakat. Mensosialisasikan bahayanya tinggal di bantaran sungai dan ancaman apa saja yang akan terjadi itu perlu, namun untuk memindahkan mereka ke lokasi baru itu nanti dahulu. Banyak kampung-kampung yang maju karena ciri lokalnya dan bisa memperbaiki kampung menjadi lebih baik. Sebagai contoh adalah Kampung Keparakan Lor dan Kidul yang ada di bantaran Kali Code. Kampung ini lebih tertata dan rapi karena mendapat bantuan dari pemerintah. Bantuan tersebut tidak serta-merta diberikan tetapi kampung tersebut bisa memberikan daya tarik dan pendapatan bagi Kota Yogyakarta. Keparakan Lor merupakan sentra pembuatan bakpia sedangkan Keparakan Kidul merupakan sentra pembuatan kerajinan dari kulit seperti sendal, sepatu, dan tas.

Mari kita lihat dengan Kampung Ledhok Timoho yang berada di bantaran Kali Gajah Wong. Kampung ini sangat tidak tertata dan sangat kumuh. Kampung ini terkenal dengan kampung pemulung, namun bukan pemulung yang biasa. Masyarakatnya sangat kreatif dan mampu membuat barang-barang yang bernilai jual dari sampah yang dikumpulkannya. Kampung ini memang belum dilirik oleh pemerintah, namun kampung ini memiliki potensi yang sangat tinggi untuk dikembangkan.

Solusi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang tinggal di permukiman kumuh bukan hanya dengan relokasi atau pembangunan fisik. Relokasi tidak selalu menjadi jalan yang tepat karena relokasi malah hanya akan memindahkan masalah ke tempat yang baru. Meningkatkan sumberdaya lokal adalah jawabannya. Sumberdaya lokal menjadi ancang-ancang awal untuk memperbaiki kualitas fisik suatu permukiman. Semakin tingginya sumberdayalokal maka masyarakat akan berpikir bagaimana cara untuk meminimalisir ancaman dan meningkatkan potensi yang ada.

*Penulis adalah pengurus Pemuda Tata Ruang (PETARUNG) dan mahasiswa Teknik Perencanaan Wilayah Kota, UGM.

Add comment


Security code
Refresh

The Best betting exchange http://f.artbetting.net/
Full reviw on bet365 b.artbetting.net by artbetting.net
www.bigtheme.net